Kemarin
Aku menunggu disini
Panas hujan badai
Aku lewati bersama segenggam harapan
Harapan kau pasti menjemputku
Namun apa?
Kau tak kunjung datang
Bahkan tak beri kabar
Tahukah engkau? Aku sendiri
Menunggu sesuatu yang tak pasti,
Ternyata
Lalu
Dia datang
Memberi harapan
Untuk beranjak dari yang lalu
Tak perlu pikir panjang
Akupun ikut bersamanya
Nyaman dalam dekapan
Kini aku telah dengannya
Berharap yang indah
Dan mungkin untuk selamanya
Kelak saat kita bertemu
Aku bercerita padamu
Tentang dia, Bidadari Duniaku..
08.04
2013
Rabu, 10 April 2013
Selasa, 02 April 2013
Sepasang Mata Ini
Sepasang mata ini hanya mampu memandangmu
Memandanng dengan penuh kekaguman
Kekaguman akan kepribadianmu
Sepasang mata ini hanya mampu memperhatikanmu
Perhatikan setiap gerakmu
Yang selalu menarik perhatianku
Sepasang mata ini hanya mampu melihatmu
Melihat dengan getaran lain yang mengelilingi
Mengelilingi diri yang tengah sendiri
Sepasang mata ini hanya mampu
Memandang
Memperhatikan
Melihat
Namun tak lebih
Memiliki?
Hanya bermimpi?
Jangankan memiliki,
Menyentuhmu saja aku tak mampu
Ingin,
Memang,
Membelaimu dalam kehangatan
Mendekapmu dalam kasih sayang
Namun,
Sepasang mata ini
Hanya mampu
Memandang
Memperhatikan
Melihat
Dirimu
Malang
18.03
2013
Memandanng dengan penuh kekaguman
Kekaguman akan kepribadianmu
Sepasang mata ini hanya mampu memperhatikanmu
Perhatikan setiap gerakmu
Yang selalu menarik perhatianku
Sepasang mata ini hanya mampu melihatmu
Melihat dengan getaran lain yang mengelilingi
Mengelilingi diri yang tengah sendiri
Sepasang mata ini hanya mampu
Memandang
Memperhatikan
Melihat
Namun tak lebih
Memiliki?
Hanya bermimpi?
Jangankan memiliki,
Menyentuhmu saja aku tak mampu
Ingin,
Memang,
Membelaimu dalam kehangatan
Mendekapmu dalam kasih sayang
Namun,
Sepasang mata ini
Hanya mampu
Memandang
Memperhatikan
Melihat
Dirimu
Malang
18.03
2013
PURNAMA
Bersinar di tengah kelam
Menyendiri kadang
Ditemani sang bintang
Menerangi hingga membayangi
Putih terang pusat benderang
Alam malam seakan tak segelap kemarin
Temani aku dalam kelam
Oh Purnama
Betapa ku mengagumi
Kerinduan
Keteguhan
Sering tak dianggap
Namun kau selalu menganggap
Selalu menyinari
Walau kadang ditakuti
Menyendiri kadang
Ditemani sang bintang
Menerangi hingga membayangi
Putih terang pusat benderang
Alam malam seakan tak segelap kemarin
Temani aku dalam kelam
Oh Purnama
Betapa ku mengagumi
Kerinduan
Keteguhan
Sering tak dianggap
Namun kau selalu menganggap
Selalu menyinari
Walau kadang ditakuti
Langganan:
Postingan (Atom)