Minggu, 02 Juni 2013

Malam

Bayang surya kembali memanjang
Bersiap menutup terang
Aroma khas menjelang malam
Bersiap menyambut kelam

Masih di tempat yang sama
Membayang dirimu
bersama
saat ini

Menyeruput teh
Memandang ke depan
Tanpa tatapan
Tanpa kelipan

Bulan
Bintang
Awan
Angin
Bersiap disambut kelam
Menjadi penghias alam

Bulan
Bintang
Awan
Angin
Apa engkau bisikan kerinduanku pada dia yang di seberang sana?

Jarak

Kembang asmara bermekar ria
Api cinta bercumbu mesra
dalam dada
Bermain dengan canda tawa
kadang haru, pilu, bahkan sedu
Lupakan sejenak penat lelah di kepala

Kicau burung terdengar merdu
nyanyikan lagu rindu
Tersadar dan terbuai
aku terhanyut

Imajiku selalu tentangmu
Tentang kita
Bayangan-bayangan indah yang kita lalui
seolah jadi penawar rindu
meski tak lama, rindu kembali menyergap

Andai aku bisa
ingin aku segera berjumpa
namun apa daya

Seringkali ku titipkan rinduku
Pada angin
Pada awan
Pada hujan
Pada bulan

Apa kau bisa rasakan?
Dada ini terkadang sesak
Menahan luapan rindu yang tak bisa bebas

Tapi,
Kembang asmara bermekar ria
dan
Api cinta selalu bercumbu mesra

Sabtu, 01 Juni 2013

Tak Ingin yang Lain

Jika kau tanya, mengapa?

Aku masih belum tahu
ya,
Aku masih belum tahu,
mengapa aku melakukan hal ini padamu
Aku masih belum tahu,
mengapa aku mengatakan itu padamu
Aku masih belum tahu,
mengapa engkau yang jadi pilihanku
Aku masih belum tahu,
mengapa aku belum memiliki jawaban atas rasa ini

Tapi yang jelas,
Aku ingin kau tahu

Aku ingin kau tahu bahwa
Aku tak pernah bermain dengan perasaan
Aku ingin kau tahu bahwa
Aku tak pernah bergurau tentang keinginan
Aku ingin rasa ini selamanya

Tak ingin yang lain,
ya, ku
Tak ingin yang lain..