Wajah siang itu...
Kembali mengusik pikiranku.
Aku tak tahu, mengapa?
Mengapa harus Dia?
Mengapa harus
Wajah siang itu?
Sungguh,
Bayangannya tak pernah lepas dari ingatanku
Bermain dan bercumbu mesra
dengan angan-anganku
Wajah siang itu..
ah,
Wajah siang itu..
Kembali membelenggu
Jiwa yang tengah pilu
Menancap erat di pikiranku
Meresap mesra ke dalam kalbu
seakan aku
tak pernah tahu
Wahai Engkau
Sang Pemilik
Wajah Siang itu
Jangan biarkan aku
tenggelam dalam kesesatan tak menentu..
28.12
2012
Kembali mengusik pikiranku.
Aku tak tahu, mengapa?
Mengapa harus Dia?
Mengapa harus
Wajah siang itu?
Sungguh,
Bayangannya tak pernah lepas dari ingatanku
Bermain dan bercumbu mesra
dengan angan-anganku
Wajah siang itu..
ah,
Wajah siang itu..
Kembali membelenggu
Jiwa yang tengah pilu
Menancap erat di pikiranku
Meresap mesra ke dalam kalbu
seakan aku
tak pernah tahu
Wahai Engkau
Sang Pemilik
Wajah Siang itu
Jangan biarkan aku
tenggelam dalam kesesatan tak menentu..
28.12
2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar