Senin, 11 Februari 2013

Hujan

Hujan,
malam ini ia datang,
bersama sejuta kesedihan
kerinduan akan dirimu 
yang tak kunjung datang
menanti disini penuh harapan..

Hujan,
mungkin engkau lebih tahu

bagaimana rasaku terhadapmu
bagaikan tetesan airNya
yang tak terhitung...

tapi..

Hujan,
kau lebih tahu,
di mana pujaan hatiku

di mana belahan jiwaku
di mana separuh rasaku
tolong,
titipkan salamku untuknya..

3 komentar:

  1. Hujan adalah temanku.
    Aku senang ketika ia hendak datang.
    Bau tanah yang terkena olehnya membuatku senang.
    Entah mengapa.
    Itu harum dan aku suka.


    #hehe, Riz follow blog.ku juga yaa.
    Thankyu :)

    BalasHapus
  2. hujan itu... #hening

    kak fariz, follow blogku juga ya

    BalasHapus
  3. Hujan..
    silakan berkreasi dengan hujan
    siakan berekspektasi sesuka kalian
    sesuka kalian saat menikmati butiran hujan membsahi hati kalian..

    BalasHapus